Pemerintah Buat Aspal dari Bahan Tambang Loh

August 19, 2020 by No Comments

Menteri Koordinator sektor Perekonomian Darmin Nasution menyelenggarakan rapat penyelarasan perihal pemrosesan kotoran tambang (slag) dari smelter. Rapat itu dikunjungi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar serta Deputi Sektor Pertambangan, Industri Kiats, serta Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengemukakan, pemerintah masih memperdalam ide pemanfaatan slag buat diatur berubah menjadi jalan. Sekian lama ini kotoran tambang itu sedikit dipakai.

“Bila pemakaian buat BUMN, buat untuk jalan, beton serta batako. Jadi ke pabrik semen serta macam-macam,” kata Arcandra di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (21/5).

Artikel Terkait :  harga besi beton per kg

Deputi Sektor Pertambangan, Industri Kiats serta Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengemukakan, pemakaian slag ini sejalan dengan usaha pemerintah dirikan makin banyak smelter di Indonesia. Maka mesti dicarikan pemecahan buat pemrosesan kotorannya.

“Lantaran kan pemerintah tengah memajukan buat bangun smelter-smelter baru. Setelah itu ada satu diantara persoalannya yaitu pemakaian dari slag atau tersisa proses dari tambang,” katanya.

Slag itu, kata Fajar, sesungguhnya jangan dibuang asal-asalan dikarenakan sebagai kotoran B3 (Bahan Beresiko serta Beracun). Biar pengurusannya makin ramah lingkungan, pemerintah lewat Kementerian Lingkungan Hidup serta Kehutanan (KLHK) bakal bikin rujukan privat.

“Jangan dibuang, lantaran ini sama dengan PP01 dikelompokkan jadi kotoran beresiko. Maka dari itu saat ini dikoordinasikan biar dipakai. Jangan dibuang. Mesti ditumpuk atau di treatment jadi B3. Jadi memperoleh izin pemakaian dari KLHK,” katanya.

Sumber refrens : material bangunan

READ  Jangan Lewatkan Kelebihan HPL nan Fashionable