Memanfaatkan Barang Sisa, Pria Ini Sulap Kamar Kos jadi Lebih Estetik

August 10, 2020 by No Comments

Saat-saat ini, mode mendekorasi kembali kamar tengah disukai penduduk.

Lebih-lebih di saat endemi Covid-19, dikarenakan penduduk paling sering diam diri dalam rumah.

Akan tetapi kerapkali sejumlah orang batal mengerjakannya lantaran terbentur cost yang dikeluarkan.

Baca Juga : cat nippon paint
Argumen ini tak berlaku untuk Muhammad Sukron Farokhi yang sukses mendekor kamar tiada cost yang mahal.

Pria yang dekat dipanggil Roki ini mendistribusikan narasi waktu mendekorasi kamar kosnya bertambah estetik.

Roki mendistribusikan ceritanya lewat suatu utas di account Twitter-nya @Fa_Roky pada Minggu (14/6/2020) waktu lalu.

Mulainya, Roki mendesain lebih dahulu semacam apa penampakan kamar yang bakal di ubahnya.

Lantaran kamar itu bukan punyanya, Roki memohon izin pada pemilik kos sambil perlihatkan rancangannya.

Seusai restu buat mendekorasi kamar dikasihkan, Roki mulai berlaga dengan babak awal pengecatan.

“Tidak hanya tembok yang gw pindah warnanya, sisi kusen serta pintu gw ganti jd hitam gunakan cat minyak yang bs dibeli toko bangunan ckp 50k,” kata Roki dalam ciutannya.

Untungnya, Roki kerja dalam upaya produksi furnitur custom.

Hasilnya, mebel dalam kamar mulai dia bereskan dengan memakai bahan tersisa dari produksi mebel pada tempat kerjanya.

“Masih ttp manfaatin bahan2 tersisa, ini cabinet yang gw pakai buat nyimpen busana. Panjang 150 cm jika gw biasa jual dg ukuran begitu ya 2.7jt,” katanya.

Buat pada bagian kasur, Roki cuma beli sprei bersama bantal serta gulingnya.

Biar kamarnya kelihatan makin estetik, Roki menentukan beli bunga serta pot seharga Rp 75 ribu.

“Untuk hiasan dinding gw cukup bentuk sendiri & buat mmt sebatas habis 45k, buat framenya buat sendiri,” lanjut Roki.

Buat korden, Roki mengirit anggaran dengan beli bahan lalu dia bentuk sama dengan keinginan.

“Membeli 4 m 90k + 60k untuk cost obras serta bentuk sesuai sama impianku.”

“Sebab jika gunakan layanan korden jelas jatuhnya mahal, jika telah kamar sendiri mah gpp. Untuk stiknya sebatas mohon sisa potongan2 ke berlangganan almunium,” tulisnya.

READ  Cegah Kebakaran, Dinas Perdagangan Kota Semarang Sidak Instalasi Listrik di Pasar Tradisional

Artikel Terkait :  cat minyak

Paling akhir, jadi pelengkap ke-estetikan kamarnya, Roki membuat poto serta beli frame seharga Rp 120 ribu.

“Buat bunga pot kecil2 sebatas mohon miliki ibu kos yang kegemaran nanem bunga. Cermin gunakan tersisa yang gw bentuk lingkaran. Vas kayunya buat sendiri,” kata ia.

Waktu dilakukan konfirmasi, Roki mengakui udah mulai terpikirkan buat mendekorasi kamar kosnya sejak mulai pertama ditinggali pada tengah Maret 2020.

Dia juga mulai lakukan modifikasi buat interiornya dengan kontinyu.

“Prosedurnya kontinyu serta tiap-tiap saya miliki waktu kosong saya pakai buat cari beberapa bahan apapun yang bisa dipakai,” kata Roki terhadap Tribunnews, Rabu (17/6/2020).

Sebelum mengganti interior kamarnya, pria berumur 28 tahun ini mendesain dulu kamar semacam apa yang dia mau.

Menurut dia, hal semacam itu penting, jangan sempat ada piranti yang terlalu berlebih serta tak berfaedah.

“Lantaran posisi kamar ini cuma kamar sewaan atau kosan, jadi buat meminimalkan anggaran saya pakai tersisa bahan produksi di interior workshop saya,” ujar Roki.

Pria yang kerja jadi desainer di Interior Purworejo ini mengakui memperoleh buah pikiran dari tempat mana saja.

Kebanyakan dia memperoleh buah pikiran dari beberapa tempat yang umum ia singgahi.

Seperti cafe, pusat pertokoan, bangunan tradisionil, sampai rekomendasi bebas akses sama hal yang kerap disaksikan di internet serta social media.

“Setiap waktu bertandang ke satu tempat atau dalam kegiatan daring, saya senantiasa melihat perihal terperinci serta unik yang setelah itu bisa memberi inspirasi saya buat menerapkannya pada interior atau arsitektur yang saya bentuk,” kata Roki.

Sampai Rabu (17/6/2020), ciutan Roki berubah menjadi trending sampai memperoleh dari lebih 13 ribu kali retweet.

Ciutannya lantas udah digemari sejumlah 63 ribu kali oleh warganet di Twitter.