Ini Alasan Atap Asbes Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Paru-paru

October 9, 2020 by No Comments

Dokter pakar paru dari rumah sakit Pertemanan, Elisna Syahruddin mengemukakan ada di lingkungan atau punya rumah dengan atap asbes berubah menjadi satu diantara aspek dampak satu orang terserang kanker paru, Selasa (11/2/2020). “Jangan gunakan asbes, ada tautannya dengan kanker paru,” kata ia dalam acara peresmian Pergerakan Nasional Indonesia Perduli Kanker Paru di Jakarta, merilis halaman Di antara News. Elisna memperjelas, serbuk asbes dapat terhirup serta menimbun di paru serta mengakibatkan kanker paru. Serbuk ini pun menggempur jaringan paru maka mengakibatkan kanker primer pada selaput paru. “Asbes kan ada serbuk-serbuk, terinhalasi,

Simak Juga : atap asbes

ia menimbun di paru jadi kanker paru. Terhirup. Bila tunggu hingga jaringan, namun yang terbanyak ia tembus (jaringan) lantaran ia tajam (serbuk asbes), jadi kanker primer pada selaput paru,” jelas ia. Menurut dokter yang mengajar di Fakultas Samaranteran Kampus Indonesia (FKUI) itu, kebanyakan kanker tampak seusai satu orang terpajang asbes lebih kurang 40 tahun. Tidak hanya asbes, menurut Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Agus Dwi Susanto paparan asap rokok serta pencemaran udara termasuk aspek yang menambah dampak satu orang terserang kanker paru.

Artikel Terkait :harga seng galvalum

Ia mendata, aspek dampak ini berperan pada bertambahnya jumlah kejadian kanker paru dalam rumah sakit acuan sampai 10 kali lipat ketimbang 15 tahun yang kemarin. Data PDPI menuturkan, kejadian kanker paru paling tinggi di Indonesia berlangsung pada laki laki 88,8 prosen, ketimbang wanita (11,2 prosen). “Kami ingin penduduk aware bab kanker paru. Jumlah kejadian dalam rumah sakit acuan bertambah 10 kali lipat ketimbang 15 tahun yang kemarin. Ini tak lepas dari aspek dampak seperti merokok, berubah menjadi perokok pasif, pencemaran udara,” kata Agus.

READ  Tips Anti Karat Ini Ampuh Loh Buat Besimu