Harga Bahan Bangunan di Manokwari Melonjak Tajam, Ini Dampaknya!

August 19, 2020 by No Comments

Pelbagai ragam bahan bangunan saat ini bertambah gak bisa dijangkau penduduk di Manokwari, Papua Barat. Pada awal Maret ini harga semen sampai Rp 65.000 per zak, besi lima milimeter Rp 23.000 per buah, pasir Rp 450.000 per truk, serta gamping/kapur Rp 900.000 per truk. Keadaan ini begitu memperberat banyak kontraktor ataupun pemilik upaya pengerjaan batu tela/batako. Di toko bahan bangunan Teguh Manokwari, Selasa (11/3), sejak mulai awal Maret harga semen dari Rp 62.000 berubah menjadi Rp 65.000 per zak. Peningkatan harga pun dihadapi besi ukuran 12 milimeter yang saat ini berubah menjadi Rp 77.500 per grup atau naik Rp 2.500. Weriyanti, pengawas toko Teguh mengemukakan awal Maret berubah menjadi titik peningkatan harga pelbagai bahan material. Dia pun menuturkan cat brand Ariesta ukuran 50 kilo-gram naik dari Rp 95.000 berubah menjadi Rp 105.000 per buah.

Simak Juga : besi siku lubang

Peningkatan harga terpaksa sekali dikerjakan lantaran agen penjual di Surabaya Jawa Timur lebih dahulu menambah harga. “Mulainya banyak konsumen yang protes. Untungnya, jumlah barang yang mereka membeli tak menyusut. Bahkan juga permohonan bertambah tinggi lantaran cuaca di Manokwari yang mulai jarang-jarang hujan,” kata Weriyanti yang mengakui satu hari umumnya bisa jual 1.000 zak semen. Seseorang konsumen yang mengakui jadi kontraktor bangunan, Ita mengemukakan peningkatan material lain ialah plafon seng. Awalnya harga Rp 32.000 per lembar, saat ini berubah menjadi Rp 42.000. Kenaikan tajam dari lebih 100 prosen, ia alami pada besi ukuran lima milimeter yang naik dari Rp 12.000 per grup berubah menjadi Rp 26.000. Wanita 1/2 baya ini bingung berkat harga project keburu memanfaatkan harga lama serta peningkatan tak sama dengan estimasi. Pemilik upaya pengerjaan batu tela/batako, Simon Ampe (75) mengemukakan kenaikan harga begitu dirasa lantaran tiap-tiap hari upayanya butuh pelbagai bahan bangunan. Dia mengemukakan harga pasir sampai Rp 450.000 per truk bahkan juga Rp 450.000 dari harga awalnya Rp 400.000. Material batu kapur dibeli Rp 900.000 per truk dari harga awalnya Rp 850.000. “Tempo hari saya dikasih tahu ujarnya harga batu kapur pengin naik lagi jadi Rp 1,1 juta. Bah, bagaimana kita dapat kerja bila harga-harga mahal ragam berikut,” kata pria asal Tana Toraja ini. Peningkatan harga material ini berimbas pada peningkatan harga batu batako yang saat ini dipasarkan Rp 2.000 per buah. Walaupun sebenarnya, pada Februari masih dipasarkan Rp 1.850 per buah.

READ  Cegah Kebakaran, Dinas Perdagangan Kota Semarang Sidak Instalasi Listrik di Pasar Tradisional

Sumber refrensi : harga material bangunan