Dari Kerajinan Bus, Truk, Hingga Tronton Untung Jutaan Rupiah Loh

August 1, 2020 by No Comments

Merajalelanya endemi virus Corona (Covid-19) yang menyerang.menimpa Indonesia untuk banyak orang merupakan satu malapetaka.

Namun bisa jadi buat sejumlah yang lain yaitu barokah, salah satu untuk Iswadi (37) penduduk RT 17/RW 6, Dusun Randu Rancang, Desa Sukorejo, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Karenanya sejak mulai dengan sah pemerintah menginformasikan penduduk Indonesia positif tertular virus Covid-19 pada Maret 2020.

Waktu itu juga, ia malahan mulai memperoleh beberapa pundi rupiah hasil dari menghasilkan miniatur kendaraan roda empat bahannya basic kayu triplek.

Iswadi mengemukakan, gagasan awal bikin miniatur triplek kendaraan seperti bis, truk, tronton, L300, serta kijang lantaran dirinya sendiri mulai sepi order jadi tukang bangunan di Kota Bogor, Jawa Barat. Tak ada alternatif lainnya, ia setelah itu berpindah pekerjaan jadi pengrajin miniatur yang malahan bawa barokah.

“Itu saatnya tepat waktu awal-awal Corona ramai di Indonesia. Setelah itu saya pulang ke Suruh, serta buat membela bagaimana ada pemasukan biar dapur terus dapat mengepul mulai bikin miniatur kendaraan,” terangnya terhadap Tribunjateng.com, dirumahnya, Selasa (28/7/2020)

Menurut dia, trik bikin miniatur kendaraan itu didalaminya dari seseorang pengrajin di Bogor. Seterusnya, dengan mandiri ia perdalam pengetahuan dari menyaksikan video pembelajaran di YouTube.

Dia memberi tambahan, sebelum akan memutuskan bikin miniatur kendaraan dengan bahan khusus triplek pada babak uji-coba memanfaatkan kayu druplek namun dengan mutu tak tahan lama.

“Jadi terdapatnya Corona ini jadi barokah untuk saya. Dapat kerja di rumah menjaga orang tua yang udah lansia serta pemasukan Alhamdulillah hampir mirip waktu kerja di Bogor,” ujarnya

Dijelaskannya, tidak hanya basic khusus memanfaatkan kayu triplek dalam pengerjaan miniatur pun diperlukan bahan lain seperti spon ati buat bikin roda. Setelah itu, alat partisan mulai cutter, gunting, penggaris, lem, lampu, kabel, serta besi stainless.

Faksinya menjelaskan, sejak mulai Maret lalu hingga saat ini ia udah menghasilkan beberapa ratus unit miniatur kendaraan roda empat yang setelah itu ditawarkan lewat social media serta beberapa pelayanan toko online dengan umumnya pemasukan kira-kira Rp 2-3 juta rupiah per bulan.

READ  Cara Mendesain Ruang Tamu Yang Sempit

“Tiap-tiap satu unit miniatur saya jual mulai Rp
50 ribu hingga Rp 300 ribu sesuai sama ukuran besar atau kecilnya barang. Setelah itu, bahan baku yang dimanfaatkan serta saat pelaksanaan,” pungkasnya

Iswadi memperjelas, biasanya konsumen miniatur bikinannya yaitu populasi bis mania atau truk, bekasnya beberapa anak. Mereka tidak sekedar datang dari Jawa, namun juga wilayah luar seperti Kalimantan.

Seterusnya, di antara bentuk miniatur kendaraan yang dibuatnya pembelian atau peminatan costumer masih didominasi truk model Hino serta bis dalam 1 minggu terjual 5-6 unit.

“Biar menarik saya melengkapi dengan lampu yang bisa menyala, bila pengrajin di Bogor tak ada lampunya. Buat bis itu miniatur PO Haryanto serta bis oleng paling laku lantaran tengah mode,” katanya (ris)

Sumber refrensi : Blog Material Bangunan